Orang Israel Keluar dari Mesir
Kapan? about 1500 B.C.
Dihardik-Nya Laut Teberau, sehingga kering, dibawa-Nya mereka berjalan melalui samudera raya seperti melalui padang gurun.Demikian diselamatkan-Nya mereka dari tangan pembenci, ditebus-Nya mereka dari tangan musuh;air menutupi para lawan mereka, seorangpun dari pada mereka tiada tinggal.
(Mazmur 106:9-11)
Sinaitic Inscriptions in Wadee El-Mukattab, Sinai
Above Inscription shot in 1857 by Francis Frith (1822-1898)
BOOK TITLE: Sinai, Palestine, The Nile. ca. 1863
dengan membandingkan dengan dekskripsi musa dalam injil tentang perjalanan keluar dari Mesir, dan mengikuti 8 peninggalan lainya yang di temukan pada batu atau prasasti berbeda didaerah Wadi Sidra yaitu daerah Sinai.
Wadi Sidra adalah daerah yang mungkin dipilih yahudi disinai setelah keluar dari mesir.The exact route remains uncertain.
berikut ini tulisan pada batu yang ditemukan disinai (dalam Bhs inggris):
Inscriptions BEGIN:
"The wind blowing, the sea dividing into parts, they pass over"
"The Hebrews flee through the sea; the sea is turned into dry land."
"The waters permitted and dismissed to flow, burst rushing unawares upon the astonished men, congregated from quarters banded together to slay treacherously being lifted up with pride."
"The leader divideth asunder the sea, its waves roaring. The people enter, and pass through the midst of the waters."
"Moses causeth the people to haste like a fleet-winged she-ostrich crying aloud; the cloud shining bright,
a mighty army propelled into the Red sea is gathered into one;
they go jumping and skipping.
Journeying through the open channel,
taking flight from the face of the enemy.
The surge of the sea is divided."
"The people flee, the tribes descend into the deep.
The people enter the waters.
The people enter and penetrate through the midst.
The people are filled with stupor and perturbation.
Jehovah is the keeper and companion."
"Their enemies weep for the dead, the virgins are wailing.
The sea flowing down overwhelmed them.
The waters were let loose to flow again."
The people depart fugitive.
A mighty army is submerged in the deep sea,
the only way of escape for the congregated people."
Inscriptions END
cerita sejarah Diodorus Siculus, pada abad 10 SM. Mendekskripsikan padang gurun sinai dalam tulisan sejarahnya. " lebih lagi, sebuah altar yang dibangun dari batu yang kokoh dan umurnya sangat tua juyga ditemukan, hal ini menunjukan Suatu keunikan tanpa bisa dijelaskan. namun menunjukan bahwa didaerah tersebut pernah didiami manusia." (Bk. 3, sect. 42, Loeb Classical Library, C.H. Oldfather, trans. [Cambridge Harvard University Press, 1993], p.211)
Pada abad 518 M. Cosmas Indicopleustes, Seorang penulis Kristen Byzantine, juga menjelaskan tentang peninggalan dari Inscriptions ini. dengan memperhatikan tempat dan posisi daerah sekitar termasuk" semua tempat perhentian, semua batu dengan posisinya yang telah dihancurkandan dari atas gunung , yang ditulis dalam bahasa Ibrani."288/49 membuat cosmas mengambil kesimpulan bahwa tulisan pada batu-batu tersebut (Inscriptions) dibuat bangsa Israel ketika mereka keluar dari Mesir.
Eksplorasi lainnya yang mengkonfirmasikan tentang peninggalan ini (Inscrptions) oleh Bishop Robert Clayton dari Ireland (1753) dan Rev. Charles Forster yang mempublikasikan penemuan ini dalam bukunya di tahun 1862. Dia membuat kesimpulan bahwa tulisan atau prasasti ini (these inscriptions) yang menggunakan alphabet dari bahasa Ibrani dan mesir menggambarkan saat bangsa Israel keluar dari Mesir.
Pada tahun 1761 seorang arkeolog Jerman, Barthold Niebuhr menemukan bekas atau puing-puing kuburan Yahudi disinai dengan tulisan yang menunjukan bahwa mereka mati sebagai pengikut Yehova's dan disebutkan dalam angka 11:34-35
SANDSTONE INSCRIPTIONS
Ketika Dr. Stewart menulis dalam suratnya tentang prasasti-prasasti ini, dia membuat model dari tulisan atau prasasti ini yang diterjemahkan oleh Rev. Charles Forster pada tahun 1962 dalam bukunya Sinai Photographed (p. 84):
-The apostates smitten with disease by God, by means of feathered fowls.
-Smitten by God with disease in the sandy plain, (when) exceeding the bounds of moderation.
-Sickening, smitten by God with disease; their marrows corrupted by God by means of the feathered fowls.
-The people, given over to destruction, cry aloud.
-God pours down deep sleep, messenger of death, upon the pilgrims.
-The tomb is the end of life to the sick, smitten with disease by God."
selain itu salah satu artifek yang ditemukan adalah Miriam's Rebellion yang isinya:
-Miriam, Prophetess of lying lips an deceitful tongue.
-She causes the tribes to conspire against the pillar and prince of the people.
-Convoked for tumult, perverted, full of strife, the people revile the meek and generous man.
-They lead with reproaches the blessed one of God.
-The Plague of Fiery Serpents
-Bitten and destroyed by fiery, hissing serpents, the Hebrews are wounded for their crimes.
-Jehovah makes a stream flow from the stony rock.
The people, given over to destruction, cry aloud.
God pours down deep sleep,
messenger of death, upon the pilgrims.
The tomb is the end of life to the sick,
ssmitten with disease by God."
Musa menggambarkan Peristiwa ini dalam Keluaran 12:31-42
12:31 Lalu pada malam itu dipanggilnyalah Musa dan Harun, katanya: "Bangunlah, keluarlah dari tengah-tengah bangsaku, baik kamu maupun orang Israel; pergilah, beribadahlah kepada TUHAN, seperti katamu itu.
12:32 Bawalah juga kambing dombamu dan lembu sapimu, seperti katamu itu, tetapi pergilah! Dan pohonkanlah juga berkat bagiku."
12:33 Orang Mesir juga mendesak dengan keras kepada bangsa itu, menyuruh bangsa itu pergi dengan segera dari negeri itu, sebab kata mereka: "Nanti kami mati semuanya."
12:34 Lalu bangsa itu mengangkat adonannya, sebelum diragi, dengan tempat adonan mereka terbungkus dalam kainnya di atas bahunya.
12:35 Orang Israel melakukan juga seperti kata Musa; mereka meminta dari orang Mesir barang-barang emas dan perak serta kain-kain.
12:36 Dan TUHAN membuat orang Mesir bermurah hati terhadap bangsa itu, sehingga memenuhi permintaan mereka. Demikianlah mereka merampasi orang Mesir itu.
12:37 Kemudian berangkatlah orang Israel dari Raamses ke Sukot, kira-kira enam ratus ribu orang laki-laki berjalan kaki, tidak termasuk anak-anak.
12:38 Juga banyak orang dari berbagai-bagai bangsa turut dengan mereka; lagi sangat banyak ternak kambing domba dan lembu sapi.
12:39 Adonan yang dibawa mereka dari Mesir dibakarlah menjadi roti bundar yang tidak beragi, sebab adonan itu tidak diragi, karena mereka diusir dari Mesir dan tidak dapat berlambat-lambat, dan mereka tidak pula menyediakan bekal baginya.
12:40 Lamanya orang Israel diam di Mesir adalah empat ratus tiga puluh tahun.
12:41 Sesudah lewat empat ratus tiga puluh tahun, tepat pada hari itu juga, keluarlah segala pasukan TUHAN dari tanah Mesir.
12:42 Malam itulah malam berjaga-jaga bagi TUHAN, untuk membawa mereka keluar dari tanah Mesir. Dan itulah juga malam berjaga-jaga bagi semua orang Israel, turun-temurun, untuk kemuliaan TUHAN.
Lihat Foto dibawah ini, dimana Roda dari Kereta Kuda ditemukan di laut Merah (Gulf of Aqaba)

Above left, chariot wheel fixed to axels standing at attention on the seabed. Above right a 4-spoked chariot wheel on the Red Sea seabed. Found in 1998.
Dalam injil dikatakan bahwa Firaun mengirimkan 600 Kereta Kuda untuk mengejar orang Israel.
Red Sea or Sea of Reeds?
lebih akurat dalam mengguanakan bahasa Ibrani "Yam Suph" berarti "seaweed" yang artinya Reeds atau Sea Of Reed.
Sedangkan Nama Laut Merah (Red Sea) memungkinkan dan menunjukan pada Edom, tanah yang mana merupakan Daerah Esau, Esau yang dalam bahasa Ibrani berarti Merah
Dalam 1 Raja-raja 9:26 Kita dapat mengetahui lokasi tersebut dan dapat diidentifikasi saat ini dan menjadi mudah bagi kita untuk mengetahui, dimana keberadaan laut merah. itu adalah kota dimana Raja Salomo membangun pelabuhan dan kapal-kapal. Kota itu disebut dengan nama Ezion Geber dan anda dapat melihat sampai sekarang ini yaitu dekat dengan kota Elat saat ini pada sebelah Utara dari Gulf Aqaba dilaut Merah
Foto Diatas menunjukan Kereta Kuda yang ditemukan oleh Ron Wyatt dilaut Merah
sedangkan Foto dari museum diKairo ini mengkonfirmasi bentuk kereta Kuda yang ditemukan diatas :

Foto dibawah ini :Pantai diNuweiba jalan ke Wadi Watir
Wadi Watir
Dari bentuknya kita dapat melihat bentuk jeruji dari kereta kuda yang digunakan pada zaman Firaun yaitu 8 Ruji. Dengan pembicaraan yang dilakuakan dengan Nassif Mohammed Hassan , the director of Antiquities yang bekerja sama dengan Ron. Bentuk ruji adalah bentuk yang mungkin digunakan kereta Kuda mesir kuno dari dinasti ke 18 (18th) dari kerajaan Mesir.
Ketika Ron bertanya, bagaimana dia mengetahui ini, Mr. Hassan menjelaskan bahwa 8 ruji dari kereta kuda hanya digunakan sebelum dinasti ke 18 (18th).
Dalam pencarian bentuk kereta Kuda yang digunakan, ron menemukan fakta bahwa 4,6 dan 8 jeruji kereta, di laut Merah, Tempat terjadinya Exodus di 18th Dynasty according to numerous sources
Bentuk Kereta dan Ruji dari Thutmoses IV
Mengikuti Penemuan :
"Egyptian literary references to chariots occur as early as the reigns of Kamose, the 17th Dynasty king who took the first steps in freeing Egypt from the Hyksos, and Ahmose, the founder of the 18th Dynasty. Pictorial representations, however, do not appear until slightly later in the 18th Dynasty...." (From "Observations on the Evolving Chariot Wheel in the 18th Dynasty" by James K. Hoffmeier, JARCE #13, 1976)
Untuk Informasi Lanjut dari kereta Kuda dari tentara Mesir, ketika Firaun dan tentaranya pergi mengeja r bangsa Israel:
Keluaran 14:6-7
14:6Kemudian ia memasang keretanya dan membawa rakyatnya serta.
14:7Ia membawa enam ratus kereta yang terpilih, ya, segala kereta Mesir, masing-masing lengkap dengan perwiranya
Dengan versi diatas jelas bahwa Firaun menyuruh setiap kereta kuda di Mesir- termasuk punya-nya sendiri, juga jendralnya (atau kapten) dan Grup terpilih dari kereta kuda, juga kereta dari pasukan regulernya (semua kereta kuda dari Mesir).
Kereta dari zaman raja Thutmoses
Dengan menggunakan tampilan 3-dimensi dari daerah yang dilewati pada peristiwa Exodus (keluar dari Mesir) dapat dilihat dibawah ini:

Spiritual and Religion Text book:
http://artikel-kristenjhony.blogspot.com/
Jumat, 08 April 2011
The Hebrew Exodus (Sejarah, keluarnya bangsa Israel dari Mesir)
Makam Yusuf dan Uang Logam Menguatkan Injil
Makam Yusuf dan Uang Logam Membuktikan Kebenaran Alkitab
Selalu ada cerita menarik, yang bisa di ambil dari injil. Salah satunya tentang makam Nabi Yusuf. Yusuf meninggal di Negeri Orang Mesir, Yusuf kemudian berpesan kepada anak – anak Israel, agar mereka membawa Tulang – tulangnya ke Israel
Kejadian 50:24-26:
50:24 Berkatalah Yusuf kepada saudara-saudaranya: "Tidak lama lagi aku akan mati; tentu Allah akan memperhatikan kamu dan membawa kamu keluar dari negeri ini, ke negeri yang telah dijanjikan-Nya dengan sumpah kepada Abraham, Ishak dan Yakub."
50:25 Lalu Yusuf menyuruh anak-anak Israel bersumpah, katanya: "Tentu Allah akan memperhatikan kamu; pada waktu itu kamu harus membawa tulang-tulangku dari sini."
50:26 Kemudian matilah Yusuf, berumur seratus sepuluh tahun. Mayatnya dirempah-rempahi, dan ditaruh dalam peti mati di Mesir.
Setelah orang Israel di tindas di mesir, Allah mendengar Doa mereka dan membawa mereka keluar dari Mesir dipimpin Musa dan harun. Orang Israel, tidak lupa membawa tulang-tulang Yusuf bersama mereka.
Dalam Keluaran 13:19 :
Musa membawa tulang-tulang Yusuf, sebab tadinya Yusuf telah menyuruh anak-anak Israel bersumpah dengan sungguh-sungguh: "Allah tentu akan mengindahkan kamu, maka kamu harus membawa tulang-tulangku dari sini."
Tulang – tulang Yusuf kemudian dikuburkan:
Tulang-tulang Yusuf, yang dibawa orang Israel dari Mesir, dikuburkan mereka di Sikhem, di tanah milik yang dibeli Yakub dengan harga seratus kesita dari anak-anak Hemor, bapa Sikhem, dan yang ditentukan bagi bani Yusuf menjadi milik pusaka mereka.
(Yosua 24:32)
Kuburan Yusuf, masih berdiri sampai sekarang.

Sedikit membuat kita terenyuh kepada para pemeluk agama, yang berebut tentang makam ini. seperti yang terjadi pada tahun 2001. Ketika IDF meninggalkan kuburan ini, orang Palestina masuk dan menghancurkan kuburan ini. Mereka yang mayoritas muslim sebenarnya, menganggap yusuf adalah nabi mereka juga. apakah karena yahudi sampai harus di musuhi, ini juga tidak jelas sebab nabi2 Islam kebanyakan yahudi.
Sebelum dikuasai Palestina:

Sesudah dikuasai Palestina:


Kitab Suci yahudi yang dibakar:


Seperti Masjid al-Aqsa yang didirikan diatas bait suci Yahudi dan Kristen di Yerusalem (BACA DISINI), Muslim Palestina juga merubah
kuburan yusuf menjadi tempat pesiarah dengan dicat hijau sebagai symbol islam :



Terlepas dari sentimen berlebihan beberapa Pihak, Cerita tentang yusuf tepat seperti yang di gambarkan dalam kitab taurat. Dan buktinya masih ada sampai sekarang....
Bukan saja bukti dari kitab Taurat tetapi dari Luar injil dan taurat juga ditemukan. Antara lain, koin Zaman Yusuf.
Nama Yusuf sendiri terukir (dua kali), Pertama dalam bahasa hieroglyphs sebagai joseph (yusuf) dan dalam bahasa Mesir disebut saba sabani. Nama saba Sabani ini diberikan Firaun kepada yusuf sebagai pejabat administrator pemerintahannya.

Kejadian: 37:28
Ketika ada saudagar-saudagar Midian lewat, Yusuf diangkat ke atas dari dalam sumur itu, kemudian dijual kepada orang Ismael itu dengan harga dua puluh syikal perak. Lalu Yusuf dibawa mereka ke Mesir.


Injil sekali lagi membuktikan secara tepat. Bagaimana Yusuf di Mesir lewat penemuan koin tersebut,beserta panggilan Yusuf yang diberikan oleh Firaun. Disamping itu injil sekali lagi terbukti dengan adanya kuburan yusuf sampai sekarang. Yusuf mati dimesir tetapi alkitab mengatakan, yusuf memberi pesan kepada orang Israel tentang tulang-tulangnya dibawah dan dikubur di Israel. Dengan dipimpin Musa Orang Israel akhirnya meninggalkan Mesir, Baca sejarah: Orang Israel Menyeberangi Laut TEBERAU.
Sekali lagi, selalu ada cerita menarik dari injil yang bisa diambil sebagai pelajaran, ilmu dan referensi sejarah yang Valid.
Spiritual and Religion Text book:
http://artikel-kristenjhony.blogspot.com/
Bisutun : Prasasti Darius membuktikan kebenaran Injil
Bisutun : Prasasti Darius membuktikan kebenaran Injil
Bisutun (a.k.a. Bisitun, Behistun, and Bahistun)
"Beginilah perintah Koresh, raja Persia: Segala kerajaan di bumi telah dikaruniakan kepadaku oleh TUHAN, Allah semesta langit. Ia menugaskan aku untuk mendirikan rumah bagi-Nya di Yerusalem, yang terletak di Yehuda. Siapa di antara kamu termasuk umat-Nya, TUHAN, Allahnya, menyertainya, dan biarlah ia berangkat pulang!"
( 2 Tawarikh 36:23 )
Alkitab mencatat tentang Raja Persia - media dalam kitab 2 Taw 36:22-23; Ezra 1:1-6; Juga Yes 44:21-45:13. sebelum abab ke 19 (1800-an), para pengkritik injil mengatakan bahwa cerita ini hanya mitos. Lewat Penemuan prasasti Bisutun ini, semuanya terbukti [......]
Prasasti Behistun/Bisutun yang terdapat di gunung bisutun lokasinya di Kermanshah salah satu provinsi dari Iran.
Tulisan dalam prasasti ini di tulis dalam tiga bahasa utama yang di pakai pada masa Kerajaan Persia yaitu: Bahasa Persia kuno, Bahasa Elam dan bahasa Babylon.
Prasasti Bisutun yang tingginya 300 ft dari tanah di terjemahkan oleh Seorang Perwira tentara Inggris, Sir Henry Rawlinson. Rawlinson menerjemahkannya dalam dua periode yaitu antara tahun 1835 dan 1843,dengan bantuan dari batu Roseta yang di temukan, untuk menerjemahkan bahasa ini. yang pertama adalah bahasa Persia Kuno, selanjutnya bahasa Elam dan babylon pada tahun 1843. bahasa babylon di tulis dalam bentuk akkadian : bahasa kedua kaum semitic.
Sir Henry Rawlinson
Dekskripsi dari catatan Sir Henry Rawlinson:

George Rawlinson, adik Sir Henry Rawlinson's, Menjelaskan hubungan Saka/Gimiri dengan prasasti Bisutun serta Pembuangan bangsa yahudi dalam bukunya:
"We have reasonable grounds for regarding the Gimirri, or Cimmerians, who first appeared on the confines of Assyria and Media in the seventh century B.C., and the Sacae of the Behistun Rock, nearly two centuries later, as identical with the Beth-Khumree of Samaria, or the Ten Tribes of the House of Israel."
(George Rawlinson, note in his translation of History of Herodotus, Book VII, p. 378)
Prasasti menulis dalam bahasa Persia kuno dan elam tentang saka, Sacae atau Scythian yang diketahui bangsa Babylon sebagai Gimirri atau Cimmerian ( orang samaria ). Ini penting sebab di katakan Bangsa Assyria sebagai kerajaan di sebelah utara yakni Israel “ Tempat Kumri”( "House of Khumri") di namakan berdasarakan nama raja Israel Omri yang memerintah pada abad ke 8 SM jadi "Khumri", "Omri", dan "Gimiri" adalah sama.
Alkitab mencatat ini dalam 1 Raja-raja 16:16:
Setelah rakyat yang berkemah itu mendengar orang mengatakan: "Zimri telah mengadakan persepakatan, dan iapun telah membunuh raja," maka pada hari itu juga, di tempat perkemahan, seluruh Israel menobatkan Omri, panglima tentara, menjadi raja atas Israel.
Sekali lagi Arkeology membuktikan kebenaran alkitab
Spiritual and Religion Text book:
http://artikel-kristenjhony.blogspot.com/
Bangunan Gereja Kristen kuno abad 3-4 M ditemukan di Megido
Dunia Ke-kristenan disibukkan dengan penemuan yang sangat menggembirakan. Arkeology Israel menemukan Bangunan gereja Kristen Kuno pada abad ke 3 atau 4 M di sebelah utara Israel, yang di percaya sebagai bangunan gereja tertua yang pernah ditemukan di Israel. Tulisan pada gereja tersebut menjelaskan tentang Yesus Kristus dan Gambar Ikan- yang merupakan Symbol Kuno Kristen dalam bahasa yunani kuno. ”Penemuaan seperti ini hanya terjadi satu kali untuk se umur hidup” kata kepala Arkeology Yotam Tefer
“ini sangat, sangat menarik. sangat dramatis karena bangunan kuno seperti ini belum pernah ditemukan di Israel sebelumnya.” Gereja ini ditemukan dalam renovasi sebuah Penjara di Megiddo—yang dalam Perjanjian baru di sebut Armageddon (Harmagedon)—Tempat dimana Semua Pertempuran terjadi antara Pengikut Kristus dengan Iblis.

Lalu ia mengumpulkan mereka di tempat, yang dalam bahasa Ibrani disebut Harmagedon.(wahyu 16:16)
Armageddon berasal dari bahasa Ibrani Har Meggido – yang berarti Gunung Meggido. Dengan lembah Jezreel, tempat dimana pertempuran akhir terjadi.
Yoel 3:14
Banyak orang, banyak orang di lembah penentuan! Ya, sudah dekat hari TUHAN di lembah penentuan
Karena Symbol Kuno Kristen ini tertulis dalam bahasa yunani kuno, maka pada tanggal 24 januari 2006 ketika Presiden Israel Moshe Katsav mengunjungi situs ini disampingi Pendeta Ortodoks yang menjelaskan kepada sang Presiden.
Greek-Catholic Bishop Butrous Mualam (R) Israeli President Moshe Katsav (2nd R) Greek-Orthodox Bishop Irenious I (2nd L) and Israeli Antiquities Authority head Shuka Dorfman (L) inspect a rare Christian mosaic, in ancient Greek


“Ini adalah tempatnya, Tempat pertempuran Terakhir, Armageddon” kata Tefer. ” Tentu saja ini adalah tempatnya, Jadi inilah mengapa penemuan ini sangat penting bagi dunia ke-kristenan.” Lanjutanya.
penemuan yang tentu saja sangat menguatkan iman Kristen dimata orang Yahudi non-Kristen dan di israel khususnya. Dan "sekop" dan "kuas" para arkeology kembali membuktikan kebenaran Firman Yesus yang disebut Kristus.
Sumber Text Book:
http://artikel-kristenjhony.blogspot.com/






